Periksa Kehamilan Perlu Dilakukan 6 Kali, Lho! Kapan Aja Tuh?

Pemeriksaan kehamilan atau yang dikenal dengan istilah ANC (Antenatal Care) adalah pemeriksaan kehamilan yang wajib dilaksanakan oleh para Ibu Hamil. Tujuan dari ANC adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik dan menyiapkan mental ibu hamil secara optimal, sehingga mampu menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara eksklusif.

 

Pemeriksaan ANC yang wajib dan disarankan oleh Pemerintah Indonesia adalah sebanyak minimal 6 kali, yakni:

 

1 kali pemeriksaan pada Trimester pertama
Trimester pertama mulai dari awal kehamilan sampai usia kehamilan 12 minggu. Pada tahap ini, baiknya Bunda melakukan ANC sebanyak 1 kali di fasilitas kesehatan oleh tenaga kesehatan. Pemeriksaan pertama juga dapat terjadi saat awal saat Bunda mulai mengalami telat menstruasi.

 

2 kali pemeriksaan pada Trimester kedua
Trimester kedua dimulai dari kehamilan diatas 12 minggu sampai kehamilan 24 minggu. Pada tahap ini, baiknya Bunda melakukan ANC minimal 2 kali di fasilitas kesehatan.

 

3 kali pemeriksaan pada Trimester ketiga
Trimester ketiga dimulai dari usia kehamilan diatas 24 minggu. Pada tahap ini, baiknya Bunda melakukan ANC minimal 3 kali di fasilitas kesehatan. Biasanya pemeriksaan tahap ini dilakukan pada usia kehamilan diatas 24 minggu sampai 40 minggu.  

 

Trimester kehamilan dihitung mulai dari hari pertama periode haid terakhir atau yang dikenal dengan HPHT. Oleh karena itu, ingat selalu ya tanggal HPHT untuk mengetahui memperkirakan waktu kehamilan Bunda. 

 

Manfaat Melakukan ANC Rutin

  1. Mencegah, mendeteksi dan mengelola faktor risiko yang berdampak buruk bagi kesehatan Bunda dan janin.
  2. Memberikan anjuran, pengetahuan dan dukungan bagi Bunda dan keluarga.
  3. Deteksi dini kemungkinan adanya penyakit menular seperti HIV, Sifilis dan Hepatitis B. Deteksi dini akan membantu menentukan tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan.
  4. Suntik Tetanus Toksoid (TT). Tetanus adalah infeksi yang mengancam jiwa disebabkan oleh bakteri Clostridium Tetani. Suntik TT pada ibu hamil bertujuan untuk mencegah terjadinya tetanus pada proses persalinan, di mana pada proses persalinan kemungkinan akan terdapat luka pada rahim atau tali pusar bayi. Tetanus adalah infeksi yang mengancam jiwa disebabkan oleh bakteri Clostridium Tetani.
  5. USG. Pada saat ANC Bunda juga bisa mendapatkan pemeriksaan USG untuk membantu mendeteksi kelainan pada janin.

 

Nah… Bunda sudah tahu ya manfaat dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan ANC. Bunda dapat melakukan ANC di Puskesmas, klinik atau rumah sakit yang terpercaya dan memiliki tenaga kesehatan yang kompeten. 

Fun Fact Klinisia

Vaksin Tetanus Selamatkan Nyawa
Program vaksinasi tetanus secara global berkontribusi pada penurunan 95% risiko kematian tetanus bayi baru lahir dalam 30 tahun terakhir. Berkat vaksinasi, angka kejadian tetanus sebagai penyebab kematian bayi baru lahir kurang dari 1%. Penurunan yang signifikan dibandingkan tahun 2000, di mana tetanus menyebabkan kematian bayi baru lahir hingga 7%.

Promkes.kemkes (2018). Pentingnya pemeriksaan kehamilan ANC di fasilitas kesehatan.

Depkes, R.I. Buku Kesehatan Ibu dan Anak-KIA (2022). Jakarta: Depkes RI dan JICA.

Centers for Disease Control and Prevention (2022). Tetanus Disease (Lockjaw).

Centers for Disease Control and Prevention (2022). Fast Facts on Global Tetanus.

Nimedhealth (2020). The Purposes, Aims and Benefits of Antenatal Care.

Unduh Aplikasi Klinisia Sekarang

Soal kesehatan, jangan diremehkan.
Seremeh apapun keluhanmu, Klinisia ada untukmu!

Jl. Jaya Mandala IV No. 25e RT. 11/RW. 01, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan Jakarta 12870

© Klinisia – PT Kawan Sehat Indonesia 2023