Cegah Infeksi Menular Ibu Hamil dengan Triple Eliminasi!

Hai Bun! Sudah tahu belum kalau beberapa infeksi menular seperti infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dapat ditularkan dari Ibu kepada janin yang dikandung?

Penyakit infeksi menular tersebut dapat ditularkan dari Ibu yang terinfeksi kepada anaknya selama masa kehamilan, persalinan, maupun menyusui dan dapat menyebabkan kesakitan juga kecacatan, sehingga berdampak buruk pada kelangsungan dan kualitas hidup anak atau bahkan berakibat kematian. Namun tidak perlu panik ya Bunda, hal ini dapat dicegah dengan penatalaksanaan sederhana dan efektif berupa deteksi dini (skrining) pada saat pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC), penanganan dini, dan imunisasi.

Risiko penularan dari Ibu ke anak untuk HIV adalah 20%-45%, untuk Sifilis adalah 69-80%, dan untuk Hepatitis B lebih dari 90%. Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kemenkes Republik Indonesia gencar mendorong “Program Triple Eliminasi”. Pemeriksaan ini merupakan salah satu pemeriksaan yang perlu dilakukan oleh Bunda. Jadi apa sih yang dimaksud dengan Triple Eliminasi? Apa saja manfaatnya? Dimana Bunda bisa melakukan pemeriksaan tersebut? Ayo… simak penjelasan dibawah ini ya Bun.

 

Apa Itu “Triple Eliminasi”?

Triple Eliminasi merupakan program yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menanggulangi penularan tiga infeksi menular: HIV (Human Immunodeficiency Virus), Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu hamil kepada anaknya. Setiap Ibu hamil wajib untuk melakukan pemeriksaan kehamilan/ANC dan melakukan pemeriksaan apakah terinfeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B.

 

Apa Sih Manfaat dari Pemeriksaan “Triple Eliminasi”?
Manfaat dari pemeriksaan triple eliminasi adalah untuk mendeteksi secara dini adanya virus HIV, Sifilis, dan Hepatitis B. Deteksi dini akan membantu mencegah risiko, dan memungkinkan dilakukannya penanganan dini sehingga Bunda dapat menjalankan proses kehamilan sampai persalinan yang aman dan sehat.

 

Kapan Melakukan Pemeriksaan “Triple Eliminasi”?
Biasanya, Triple Eliminasi dilakukan saat pemeriksaan kehamilan pada trimester pertama.


Apa Dampak Infeksi Menular HIV, Sifilis dan Hepatitis B pada kehamilan?
Risiko akibat infeksi menular pada saat kehamilan dapat berakibat fatal pada Ibu hamil dan janin. Berikut sekilas penjelasannya.

HIV
HIV merupakan penyakit infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Saat seorang Ibu terinfeksi HIV, maka kemungkinan akan mengalami komplikasi seperti kelahiran prematur, gangguan pertumbuhan janin, dan kematian bayi saat lahir.

Sifilis
Sifilis dapat menyebabkan terjadinya aborsi spontan, kematian bayi saat lahir, gangguan pertumbuhan janin, dan kematian janin serta gejala sisa yang serius pada bayi yang lahir dalam keadaan hidup.

Hepatitis B
Hepatitis B pada saat kehamilan dapat menyebabkan terjadinya ketuban pecah dini dan kematian bayi saat lahir.

Sekarang Bunda sudah tahu ya mengenai pemeriksaan Triple Eliminasi dan manfaatnya. Ada kabar baik nih Bun, pemeriksaan ini bisa dilakukan di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas ya!

Fun Fact Klinisia

Hepatitis B Dapat Dicegah!
Vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah Hepatitis B telah tersedia sejak tahun 1980-an. Vaksinasi dalam 24 jam setelah bayi lahir diikuti dengan 2 sampai 3 dosis tambahan dapat memberikan perlindungan seumur hidup terhadap infeksi Hepatitis B.

Biro Hukum dan Organisasi Kemkes (2017). PMK No 52 Tahun 2017 Tentang Eliminasi Penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak.
Pregnancy magazine (2013). How does HIV affect pregnancy?.
PubMed.gov (2022). Syphilis in pregnancy: an ongoing public health threat.

Unduh Aplikasi Klinisia Sekarang

Soal kesehatan, jangan diremehkan.
Seremeh apapun keluhanmu, Klinisia ada untukmu!

Jl. Jaya Mandala IV No. 25e RT. 11/RW. 01, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan Jakarta 12870

© Klinisia – PT Kawan Sehat Indonesia 2023