Alopecia

Bagikan artikel ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on linkedin

Apa it Alopecia?

Alopecia adalah kelainan rambut yang dapat mengganggu penampilan dalam jangka panjang atau permanen. Bahkan dapat menyebabkan kebotakan pada kepala secara berangsur.

 

Macam-macam Alopecia

Terdapat 3 macam Alopecia yaitu: Alopecia Androgenetic, Alopecia Areata, Alopecia Cicatricial. Ketiganya memiliki karakteristik dan pengobatan yang berbeda.

Alopecia Androgenetic umumnya terjadi karena produksi hormon androgen yang berlebihan dalam tubuh. Hormon tersebut menyebabkan miniaturisasi dari batang rambut sehingga terjadi kebotakan. Tak hanya itu, faktor genetik juga berperan terhadap kelainan ini. Pada laki-laki umumnya sangat terpola, hal ini ditunjukkan dengan kemunduran garis rambut pada daerah dahi, penipisan yang membentuk pola Crown, sehingga pola ini disebut dengan Male Pattern Baldness.

Alopecia Areata adalah kelainan rambut yang sering dihubungkan dengan penyakit autoimun karena proses terjadinya kebotakan tersebut disebabkan oleh antibodi tubuh yang menyerang tubuh sendiri, pada kelainan ini antibodi tersebut menyerang folikel rambut dan menyebabkan kebotakan secara mendadak. Bald patch merupakan ciri khas dari kelainan ini, karena dapat ditemukan kebotakan kecil/besar dalam bentuk oval sekitar kepala yang masih ditumbuhi rambut.

Alopecia Cicatricial dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok inflamasi dan kelompok non inflamasi. Dari kelompok inflamasi sendiri disebabkan oleh adanya infeksi berupa bakteri/jamur/virus/autoimun. Sedangkan pada non inflamasi disebabkan oleh adanya trauma, tekanan, dan juga tarikan. Salah satu contoh dari non inflamasi ini adalah saat seseorang suka menarik-narik rambut (trikotilomania), membentuk rambut kepang atau buntut kuda.

 

Apakah Alopecia Menular?

Tidak. Alopecia sendiri merupakan kelainan rambut yang paling sering disebabkan oleh faktor genetik. Kelainan rambut ini bukan berasal dari infeksi jamur, bakteri maupun virus.

 

Gejala Klinis Alopecia

Yang paling khas dari Alopecia adalah kerontokan rambut secara berlebihan dan bisa terjadi dalam jangka waktu cepat atau lama. Pada Alopecia Areata dapat terjadi juga perubahan bentuk kuku tangan dan kaki yang tidak wajar seperti permukaan menjadi tipis atau terbelah.

 

Bagaimana cara mencegahnya?

Diperlukannya kesadaran pada setiap individu untuk selalu melihat perubahan pada rambutnya. Baik dari segi kerontokan atau segi pertumbuhan rambut yang dirasa semakin lambat dari biasanya. Normalnya, manusia dewasa mengalami kerontokan 50-100 helai per hari. Namun pada orang dengan Alopecia, jumlah kerontokan tersebut bisa melebihi angka tersebut. 

Segera konsultasikan diri kepada Dokter Spesialis Dermatovenerologi untuk mencegah terjadinya kebotakan permanen. Alopecia merupakan kelainan yang dapat dicegah penyebarannya, asalkan individu tersebut sangat sadar atas perubahan yang terjadi pada rambutnya. 

 

REFERENSI

  1. Menaldi, Sri Linuwih. et al. 2016. Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin (Edisi ke 7). Jakarta. Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Unduh Aplikasi Klinisia Sekarang

Soal kesehatan, jangan diremehkan.
Seremeh apapun keluhanmu, Klinisia ada untukmu!

Jl. Jaya Mandala IV No. 25e RT. 11/RW. 01, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan Jakarta 12870

© Klinisia – PT Kawan Sehat Indonesia 2022